Tetap Hadir di Pasar Jadul Tawun

Ngawi – Layanan Adminduk tetap hadir di Pasar Jadul Tawun setiap Minggu Legi. Pada hari Minggu Legi Tanggal 8 Februari 2026 Dukcapil Ngawi tetap konsisten untuk memberikan layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Pasar Jadul Tawun.

Pasar jadul bukan sekadar tempat transaksi jual beli kebutuhan sehari-hari. Di tengah hiruk-pikuk pedagang, aroma jajanan tradisional, dan interaksi hangat antarwarga, pasar jadul juga menjadi ruang pelayanan publik. Salah satu inovasi yang diterapkan pemerintah daerah adalah menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di Pasar Jadul Tawun.

Layanan adminduk meliputi pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga perubahan data kependudukan. Selama ini, sebagian masyarakat masih terkendala jarak, waktu, dan biaya untuk datang ke kecamatan atau kantor Disdukcapil. Pasar jadul dipilih karena merupakan pusat aktivitas warga dari berbagai kalangan.

Dengan membuka layanan adminduk di pasar jadul, pemerintah berupaya menjemput bola. Warga yang sedang berbelanja atau berdagang bisa sekaligus mengurus dokumen kependudukan tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka.

Berbeda dengan suasana kantor pemerintahan yang cenderung formal, layanan adminduk di pasar jadul berlangsung lebih santai dan akrab. Petugas membuka stan atau mobil layanan keliling di area pasar, lengkap dengan peralatan perekaman data kependudukan.

Meski dilaksanakan di ruang publik yang sederhana, proses pelayanan tetap mengacu pada prosedur resmi. Data direkam secara digital, persyaratan diverifikasi, dan keamanan informasi penduduk tetap dijaga. Hal ini membuktikan bahwa pelayanan berkualitas tidak harus selalu dilakukan di gedung besar.

Bagi pedagang di pasar jadul, layanan ini sangat membantu. Banyak pedagang yang kesulitan meninggalkan lapak dagangan karena khawatir kehilangan pembeli. Dengan adanya layanan adminduk di pasar, mereka bisa mengurus dokumen pada waktu senggang tanpa menutup usaha.

Sementara itu, pengunjung pasar jadul merasa lebih terbantu karena sambil berbelanja atau berekreasi di Pasar Jadul Tawun mereka dapat mengurus dokumen kependudukan. Layanan ini juga efektif menjangkau masyarakat yang selama ini belum memiliki dokumen kependudukan lengkap dan hanya memiliki waktu luang di hari libur.

Kehadiran layanan adminduk turut memperkuat peran pasar jadul sebagai ruang sosial masyarakat, bukan hanya ruang ekonomi. Pasar menjadi tempat bertemunya urusan kehidupan sehari-hari, mulai dari belanja, bersosialisasi, hingga mengurus administrasi kependudukan.

Inovasi ini juga memberi citra positif pada pasar tradisional, bahwa pasar jadul mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai lokal dan kebersamaannya.

Meski membawa banyak manfaat, layanan adminduk di pasar jadul tetap memiliki tantangan, seperti keterbatasan jaringan internet, kondisi cuaca, dan keterbatasan waktu pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, jadwal layanan yang jelas, serta sosialisasi yang masif kepada masyarakat.

Ke depan, diharapkan layanan ini terus dapat dilakukan secara rutin dan terintegrasi dengan layanan publik lainnya, seperti layanan kesehatan, perizinan UMKM, atau bantuan sosial. Dengan demikian, pasar jadul benar-benar menjadi pusat pelayanan rakyat yang inklusif.